Sumbang, 13 Juni 2024 – Sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim dosen dari Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan pembuatan game edukatif menggunakan platform Scratch. Kegiatan ini ditujukan bagi para guru SMP Negeri 1 Sumbang sebagai upaya mendukung pelaksanaan Kurikulum Merdeka serta penguatan kemampuan berpikir komputasional (computational thinking).

Kegiatan yang dilaksanakan pada 13 Juni 2024 ini dipandu oleh tiga dosen ITTP, yaitu Dian Kartika Sari, S.Si., M.Pd, Aminatus Sa’adah, S.Si., M.Si, dan Henri Tantyoko, S.Kom., M.Kom. Para peserta, yang terdiri dari guru-guru SMP N 1 Sumbang, mendapat materi pelatihan meliputi:

  1. Pengenalan Scratch dalam dunia pendidikan

  2. Pemahaman fitur-fitur utama pada Scratch

  3. Penggunaan aset-aset Scratch untuk media pembelajaran

Scratch sendiri merupakan platform pemrograman visual yang dirancang oleh Lifelong Kindergarten Group dari Massachusetts Institute of Technology (MIT). Scratch memudahkan pengguna—terutama anak-anak dan pemula untuk menciptakan animasi, game, dan cerita interaktif secara kreatif. Platform ini tersedia gratis dalam lebih dari 70 bahasa dan sangat ideal diterapkan dalam pembelajaran berbasis proyek (project-based learning).

“Melalui pelatihan ini, kami ingin mendorong para guru agar lebih siap menghadapi tantangan Kurikulum Merdeka, dengan memanfaatkan teknologi sebagai media untuk membangun kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan berpikir logis siswa,” ujar Dian Kartika Sari, ketua tim pengabdian.

Kurikulum Merdeka menekankan pengembangan soft skills dan karakter, serta pembelajaran yang fleksibel dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik. Kemampuan berpikir komputasional menjadi salah satu keterampilan abad 21 yang penting untuk dimiliki guru dan siswa.

Para peserta pelatihan terlihat antusias mengikuti sesi demi sesi. Mereka tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mempraktikkan langsung penggunaan Scratch dalam membuat media pembelajaran yang menarik dan interaktif.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat, karena memberikan wawasan baru bagaimana teknologi bisa dimanfaatkan dalam pembelajaran sehari-hari,” ungkap salah satu guru peserta pelatihan.

Melalui kegiatan ini, ITTP terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan kapasitas pendidik di wilayah Banyumas dan sekitarnya. Diharapkan pelatihan ini dapat menjadi awal dari kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan sekolah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi yang relevan.

Tinggalkan Balasan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *