Banyumas, 20 Juni 2023 – Perkembangan teknologi digital semakin membuka peluang baru bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mengembangkan pasar. Menyadari pentingnya hal tersebut, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) melaksanakan kegiatan bertajuk “Penerapan Artificial Intelligence untuk Promosi UMKM” yang bertempat di Balai Desa Cingebul, Kecamatan Lumbir, Kabupaten Banyumas.
Kegiatan ini diikuti oleh puluhan pelaku UMKM setempat dengan antusias. Mereka memperoleh wawasan dan praktik langsung mengenai bagaimana teknologi Artificial Intelligence (AI) dapat dimanfaatkan untuk membantu strategi promosi, mulai dari pembuatan konten digital, desain poster otomatis, hingga optimalisasi penggunaan media sosial.
Ketua tim pelaksana, Mahazam Afrad, S.Kom., M.Kom, menjelaskan bahwa penggunaan AI dapat memberikan efisiensi bagi pelaku UMKM yang seringkali terkendala waktu, biaya, dan keterampilan teknis dalam melakukan promosi.
“Dengan teknologi AI, para pelaku UMKM tidak perlu lagi merasa kesulitan dalam membuat materi promosi yang menarik. Cukup dengan aplikasi tertentu, mereka bisa menghasilkan desain, caption, bahkan ide pemasaran yang sesuai dengan tren digital saat ini,” ungkap Mahazam.
Selain Mahazam, kegiatan ini juga melibatkan tim dosen ITTP lainnya, yakni Sena Wijayanto, S.Pd., M.T, Resad Setyadi, S.Si., S.T., M.MSI, Toni Anwar, S.Kom., M.MSI, dan Sandhy Fernandez, S.Kom., M.Kom. Materi yang diberikan tidak hanya berupa teori, tetapi juga praktik langsung agar peserta dapat mencoba dan merasakan manfaat penggunaan AI untuk kebutuhan promosi usaha mereka.
Kepala Desa Cingebul menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan ini. Menurutnya, UMKM di wilayahnya membutuhkan dukungan teknologi agar mampu bersaing dengan pelaku usaha di daerah lain.
“Kami berharap kegiatan semacam ini bisa terus berlanjut. UMKM di Cingebul perlu dibekali keterampilan digital agar produk lokal semakin dikenal luas,” ujar Kepala Desa.
Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaku UMKM dapat lebih percaya diri dalam memasarkan produk mereka secara digital, sehingga mampu meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan pasar, tidak hanya di tingkat lokal tetapi juga nasional bahkan global.
Tinggalkan Balasan